Kamis, 05 November 2015

Why?

Part 2

Mio gelisah. Dia ingin cerita ke Akrom tapi Meru melarangnya. Dia bingung apa yang harus dia lakukan. Lain sisi Akrom penasaran dimana Meru? Kenapa sampai sekarang Mio tidak memberitahu?
Akrom: Jadi Meru dimana?

Mio: Katanya dia gak enak badan.

Akrom: Nanti pulang mau jenguk?

Mio: Gak..kata dia gak usah. Cuma sedikit pusing katanya

Akrom: Aku ke toilet dulu ya.

Mio: Iya.. Jangan lama-lama.

Di toilet Akrom menelpon meru. Dia khawatir dengan keadaan Meru. Telepon diangkat oleh Meru.

Halo... Meru disini..

Akrom: Kamu gak apa-apa? Kata Mio kamu lagi sakit?

Iya,udah agak mendingan kok. Kamu nikmatin aja pestanya. Aku baik-baik aja kok.

Akrom: Tapi bene--

Iya,kalau begitu sudah ya. Tutt--

Akrom khawatir..dia merasa sesuatu di hatinya. Sakit,seperti orang yang rindu. Jangan! Aku sudah punya orang yang berharga. Dalam benaknya dia membuang itu. Namun rasa khawatir itu tidak bisa hilang.

Kenapa bisa seperti ini? Dengan gelisah dia kembali ke tempat Mio.

Mio: Lama sekali?

Akrom: ya.. Tadi ngantri di toilet. Maaf (aku berbohong)

Mio: yasudak mau bagaimana lagi kalau begitu *tersenyum*

Sementara itu di rumah sakit,seorang wanita muda terduduk di atas kasur melihat ke arah jendela. Pelupuk matanya tak bisa menahan genangan air yang ingin tumpah. Dia menangis. Dan juga tersenyum,dalam tangisan.

To be continue

Why?

Part 1

Ini hanyalah kisah dari seorang pemuda. Tidak kurang dan tidak lebih. Tidak ada yang spesial,namun cobalah untuk mendengarkan kisah dari pemuda ini. Kisah cinta..tidak,bahkan dia tidak mengerti apa itu cinta. Kisah ini dimulai dari 3 tahun yang lalu...

Dia pemuda biasa. Dia bersekolah dan mempunyai teman. Selain itu dia punya teman yang bernama Meru. Mereka dulu bertemu saa.t kelas 3 SMA. Di satu ruangan kelas dan meja yang bersebelahan. Selain itu dia juga mempunyai pacar yang bernama Mio. Mereka bertiga akrab. Begitupun Mio dan Meru berteman akrab.

Saat kelulusan SMA pemuda itu memutuskan untuk langsung bekerja. Tentu saja Mio mendukung. Setahun.. Dua tahun terlewati. Sekolahnya dulu mengadakan reuni. Dia datang bersama Mio.

Mio: Kira-kira Meru dimana ya? Aku belum melihatnya dari tadi.

Akrom: Iya sayang,aku juga belum melihatnya dari tadi. Coba kamu telepon dia.

Mio menelpon Meru..

Meru: Iya... *suara lemas*

Mio: Kamu dimana? Kami udah di tempat reuni sekarang

Meru: *tersenyum* Kalau begitu selamat bersenang-senang.

Meru mematikan telepon. Mio pun bingung. Tak lama datang SMS dari meru.

[Aku tidak bisa datang,aku sedang tidak enak badan.maaf ya dokter juga melarang ku keluar kamar]

Mio membalas 'kamu sakit apa?' namun Meru hanya bilang 'tidak usah khawatir'

To be continue