Part 7
Akrom menelpon Mio. Saat itu diluar sedang hujan lebat. Mio saat itu sedang asik mendengarkan lagu yang biasa mereka dengar. Dia sangat senang karna besok adalah hari jadi mereka berdua. Tanpa dia sadari ada satu panggilan tak terjawab di layar hp nya.
Telpon yang pertama tidak diangkat oleh Mio. Akrom ragu untuk menelpon lagi. Tiba-tiba hp nya berdering. Dari Mio? Angkat..angkat! Akrom memaksa dirinya untuk menjawab telpon tersebut. Hingga akhirnya...
"Halo sayang,kenapa tadi nelpon?"
Mio maafkan aku..
"Sayang,tidak..Mio mulai sekarang kita putus. Jangan hubungi aku." Akrom mematikan telponnya.
Mio terdiam,tidak percaya apa yang dia dengar. Eh? Apa? Aku..dia.. Ini bercanda kan?. Mio menjerit dalam hatinya. Mencoba tidak percaya yang terjadi barusan.
"Aku.. Kenapa? Padahal aku sayang kamu Akrom..tapi kenapa.." Mio menangis. Lagu yang biasanya membawa kebahagiaan kini menggoreskan luka.
Hujan deras diluar membasahi Akrom. Menyamarkan air matanya. Hujan juga menolong Mio untuk menyamarkan suara kesedihannya...
Di rumah sakit Meru mendapat sms.
[Aku sudah putus dari Mio]
Meru tersenyum. Dia tidak sabar membalas sms itu.
[Jadi mulai sekarang kita resmi berpacaran? ^^]
[Iya]
saat itu jarinya terasa berat .Akrom merasakan sesuatu yang tidak pernah dia rasakan sebelumya.perasaan sedih,namun di di lain sisi dia juga senang. Saat itu Meru lah yang paling terlihat bahagia. Dia memandangi layar hp nya terus menerus dengan senyum manisnya.
To be continue
Tidak ada komentar:
Posting Komentar