Part 3
Di dalam mobil (angkot) Mio merasakan sesuatu yang aneh. Entah kenapa Akrom terasa berbeda. Ingin sekali untuk berbicara. Tetapi aura 'jangan ajak bicara' terlalu kuat menyelimuti mereka berdua. Terutama Akrom.
"Bang kiri,bang.." hanya itu yang diucapkan Akrom. Mobil itu berenti bersamaan dengan turunnya mereka berdua. Berjalan..terus hingga tanpa sadar sudah di depan gerbang rumah Mio.
Akrom: Sudah ya.
Mio: *memegang tangan Akrom* tunggu..
Akrom: ..... ada apa?
Mio: Kamu aneh tau sejak Reuni. Kenapa?
Akrom: ....
Mio: Kenapa?? Ayo jawab aku!
Akrom: *menarik lengannya* kamu dan Meru menyembunyikan sesuatu dari ku kan? Lupakan saja. Selamat beristirahat.
Mio: Selamat istirahat juga.
Mio hanya terdiam setelahnya. Dia ingin mengatakannya tetapi tidak bisa. Meru sahabatnya dan hanya itu yang bisa dia lakukan saat ini untuk membantunya. Akhirnya Mio menangis.
Akrom merasa bersalah. Tidak sepantasnya dia seperti itu kepada wanita. Dia mengutuk dirinya sendiri. Tekad nya sudah bulat. Dia akan pergi ke rumah Meru untuk bertemu dengannya.
To be continue
Tidak ada komentar:
Posting Komentar